Politeknik Kesehatan Kemenkes

TRY OUT CPNS 2021

Pusat Pembelajaran CPNS ONLINE 2021.

Siap CPNS 2021?

Tersedia Soal-soal CPNS dan Trayout CPNS 2021

Minggu, 21 Agustus 2011

Lebaran Tahun Ini, Kemenkes Siapkan 1.617 Pos Kesehatan

Menteri Kesehatan RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih Kamis (18/8/2011) kemarin melepas Tim Kesiapan Bidang Kesehatan Arus Mudik Lebaran 2011/1423 H di lapangan kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta. Kemenkes menyiapkan 1.617 pos kesehatan dalam hari raya idul fitri tahun ini.

Berdasarkan rilis Kemenks, disebutkan Kemkes menyiapkan 1617 Pos Kesehatan, 317 RS Rujukan, 11 Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan-Pemberantasan Penyakit Menular, 48 Kantor Kesehatan Pelabuhan serta wilayah kerjanya 294 unit di seluruh Indonesia.

Sementara pada jalur utama Arus Mudik Pulau Jawa, telah disiagakan sebanyak 630 Pos Kesehatan dan 171 RS Rujukan. Untuk upaya promotif tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui 20 stasiun radio mulai dari Sumatera Utara hingga Bali, advertorial media cetak, anjuran lewat spanduk, leaflet, tips kesehatan, ujar Menkes.

Selain itu, Kemkes juga telah melakukan upaya preventif berupa pemeriksaan sanitasi di tempat-tempat umum, pemeriksaan makanan minuman di restoran dan warung makan yang berada di terminal, stasiun, Bandara, pelabuhan dan tempat-tempat keberangkatan lainnya oleh B/BTKL dan Dinkes setempat.

”Sebagai upaya pengendalian kecelakaan, dilakukan pemeriksaan faktor risiko kecelakaan pada pengemudi bis antar kota antar provinsi (AKAP) meliputi pemeriksaan tekanan darah, amfetamin, alkohol dan gula darah sewaktu bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian dilaksanakan di 16 Titik terminal, dengan 50 – 100 Pengemudi”, tambah Menkes.

Sebagai upaya kuratif, disiapkan unit gawat darurat di seluruh RS rujukan beserta tim ambulansnya, penyiapan Puskesmas di jalur mudik lebaran selama 24 jam serta penyiapan pos kesehatan serta distribusi paket obat, Penyiagaan pusat pelayanan informasi terhadap masyarakat melalui Pusat Tanggap Reaksi Cepat (PTRC) di 021-500567 dan Posko Kesehatan yang mengakses langsung CCTV pemantauan arus lalu lintas dari National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas Mabes Polri, yang akan menyediakan data kecelakaan, data penyakit dan kejadian luar biasa terkait kesehatan.

Menkes pun menghimbau kepada seluruh jajaran petugas kesehatan agar menunjukkan sikap profesionalisme; mematuhi prosedur penanganan teknis medis dan kesehatan masyarakat di lapangan untuk mencapai hasil terbaik bagi masyarakat, bertindak secara inklusif dengan melakukan koordinasi dan kerja sama yang erat dengan sektor terkait.

Petugas juga harus bertindak secara cepat dan tepat untuk penyelamatan nyawa manusia dan kesehatan khalayak orang banyak, selalu mematuhi rambu-rambu yang ada sehingga dalam proses persiapan hingga pasca pelaksanaan pelayanan kesehatan arus mudik lebaran ini seluruh petugas kesehatan bersih dari sanksi-sanksi hukum.

Pada akhir sambutannya Menkes menyampaikan tips mudik sehat dan aman bagi pengemudi yaitu Siapkan fisik yang prima dan periksa kesehatan sebelum mengemudi, hindari penggunaan obat keras dan minuman beralkohol, bila sakit di perjalanan manfaatkan pos kesehatan, siapkan obat-obatan P3K.

Untuk penumpang , Menkes berpesan untguk menyiapkan fisik yang prima dan periksa kesehatan sebelum berangkat, bawa makanan dan minuman yang cukup, hati-hati dan hindari makanan dan minuman pemberian orang yang tidak dikenal, siapkan obat-obatan pribadi, Istirahat yang cukup dalam perjalanan, bila sakit di perjalanan manfaatkan pos kesehatan, dan tidak membuang sampah sembarangan.

Share:

Polri Masih Tangani Kasus Kemendiknas-Kemenkes

Bareskrim Polri masih menangani kasus korupsi di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Nasional yang diduga melibatkan mantan Bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.
<a href='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?n=a3126491&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://ads3.kompasads.com/new/www/delivery/avw.php?zoneid=951&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a3126491' border='0' alt='' /></a>

"Saya tanya ke penyidik, masih ditangani Polri. Belum ada rencana dilimpahkan (ke Komisi Pemberantasan Korupsi)," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/8/2011).

Anton mengatakan, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti lain terkait dua kasus itu. Terkait kasus pengadaan alat bantu pendidikan di Kemenkes tahun 2009, penyidik telah menetapkan seorang pejabat di Kemenkes berinisial SB sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), ditemukan kerugian negara mencapai Rp 15 miliar dari total nilai proyek sekitar Rp 490 miliar untuk alat bantu di 17 rumah sakit di 12 provinsi. Data terakhir, penyidik telah memeriksa 79 saksi dari pihak rumah sakit.

Adapun terkait kasus pengadaan alat pendidikan di Kemendiknas, penyidik sudah memeriksa 39 saksi. Belum jelas apakah sudah ada tersangka serta berapa nilai kerugian negara dalam kasus itu.

Jika ditemukan ada keterlibatan Nazaruddin dalam kedua kasus itu, Polri akan berkoordinasi dengan KPK. Pasalnya, KPK tengah memproses mantan anggota Komisi III DPR itu terkait kasus suap wisma atlet SEA Games.
Share:

Poltekkes Makassar Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar, Kementerian Kesehatan RI memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-66 RI di kampus Poltekkes Makassar, Bantabantaeng, Makassar, Rabu (17/8/2011).

Mereka yang dapat menghargaan adalah Rosmini (3,75 Farmasi), Riska Marcelis Pasapan (3,75 Fisioterapi), Darsi (3,74 Parepare), Anita (3,72 Keperwatan Makassar), Hikma Ridhawati Rahman (3,66 kesehatan gigi), Ni Made Risnawati (3,62 kebidan), Istiqamah Usman (3,59 kebidanan).

Total mahasiswa yang berprestasi sebanyak 20 orang, mereka semua mendapatkan biaya buku, biaya hidup, dan biaya kuliah selama satu semester ke depan, dan uangnya langsung ditransfer ke rekening tabungan mahasiswa
Share:

Senin, 15 Agustus 2011

Poltekkes Makassar Bakal Punya Pers Kampus

Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar Kementerian Kesehatan RI bakal menambah lagi satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) yakni UKM Pers Mahasiswa. Rencana dibukanya pers mahasiswa di Poltekkes ini menjadi salah satu pilihan untuk mahasiswa Poltekkes dalam mengembangkan bakatnya di bidang jurnalistik.

"Pengurusnya sudah ada tapi karyanya belum diterbitkan. Sudah ada beberapa mahasiswa yang bergabung, bahkan sudah ada yang mulai pegang kamera," ujar Ketua Pengenalan Program Studi (PPS) yang juga dosen Poltekkes, Muh Hasbi Karim SKM MPH di Makassar, Senin (15/08/2011).

Hasbi mengatakan, saat ini Poltekkes telah memiliki beberapa UKM di antaranya UKM Pramuka dan Karate. "Mudah-mudahan secepatnya sudah ada koran kampusnya," tambah Hasbi.

UKM mahasiswa ini disosialisasikan kepada mahasiswa baru yang mengikuti Penganalan Program Studi (PPS) yang digelar 11-19 Agustus mendatang.(*/tribun-timur.com)
Share:

Mahasiswa Poltekkes Dilatih Jadi Anggota Paskibra

Mahasiswa baru (maba) Politeknik Kesehatan Makassar dilatih menjadi anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang bertugas mengibarkan bendera pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus di Lapangan Kampus Poltekkes Makassar, Jl Wijaya Kusuma, Bantabantaeng, Rabu (17/8/2011) mendatang.

Anggota Paskibra tersebut merupakan mahasiswa baru yang diseleksi pada saat kegiatan penerimaan mahasiswa baru yakni Pengenalan Program Studi (PPS) tingkat direktorat yang dimulai sejak 11 Agustus lalu. Setelah mengikuti seleksi maba yang sudah diseleksi kemudian mengikuti latihan di lapangan kampus Jurusan Kesehatan Lingkungan, Bantabantaeng.

"Upacara bendera ini nantinya dipimpin oleh Direktur Poltekkes, dan diikuti oleh pejabat Poltekkes, dosen, disivitas akademika Poltekkes," ujar Ketua Pengenalan Program Studi (PPS) yang juga dosen Poltekkes, Muh Hasbi Karim SKM MPH di Makassar, Senin (15/8/2011).

Hasbi mengatakan, pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi ini juga nantinya ada penyerahan penghargaan kemada mahasiswa berprestasi setiap jurusan. Penghargaannya berupa pemberian beasiswa berupa potongan SPP bagi mahasiswa yang berhasil meraih IPK tertinggi setiap jurusan. (*)

Share:

767 Maba Poltekkes Ikut ESQ

Sebanyak 767 mahasiswa baru Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Makassar Kementerian Kesehatan RI mengikuti Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) di Gedung STIA LAN, Bukit Baruga Antang, Makassar, Senin (15/08/2011). Training ESQ ini diperuntukkan untuk maba muslim sedangkan maba non muslim juga akan mendapatkan materi sesuai dengan kepercayaannya.

Ketua PPS yang juga dosen Poltekkes, Muh Hasbi Karim SKM MPH, mengatakan training ESQ ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru tingkat Direktorat Poltekkes Makassar yakni Pengenalan Program Studi (PPS).

Ratusan maba tersebut merupakan maba dari delapan jurusan di Poltekkes yakni jurusan Kesehatan Lingkungan, kebidanan, analis kesehatan, kesehatan gigi, farmasi, keparawatan, ilmu gizi, fisioterapi. Program PPS ini digelar Mulai sejak Rabu 11 Agustus hingga 19 Agustus mendatang.

"Pada PPS ini diisi dengan pengenalan program kampus untuk mahasiswa baru Poltekkes. Mulai dari pengenalan akademik, kemahasiswaan, penulusuran bakat dan minat, pembinaan mental, dan membina kerja sama dengan mahasiswa jurusan lain," ujar Hasbi.

Training ESQ ini digelar selama dua hari dan berakhir 16 Agustus, besok.Setelah mengikuti ESQ, ratusan maba tersebut akan mengikuti upacara bendera Peringatan 17 Agustus bersama Direktur Poltekkes dan sivitas akademika Poltekkes.

Selanjutnya, mahasiswa baru tersebut akan mengikuti pengenalan tingkat jurusan yang akan digelar selama dua hari yakni 18-19 Agustus.
Share:

Buku CPNS 2021

Tryaout CPNS 2021