Politeknik Kesehatan Kemenkes

TRY OUT CPNS 2021

Pusat Pembelajaran CPNS ONLINE 2021.

Siap CPNS 2021?

Tersedia Soal-soal CPNS dan Trayout CPNS 2021

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Januari 2015

5 Alasan Mengapa Kita Masih Pelu Makan Kacang

Kacang-kcangan
Kacang-kacangan kerap dianggap tabu oleh mereka yang sedang menjalani diet. Padahal, para ahli masih merekomendasikan para pelaku diet untuk mengonsumsinya 3 cangkir kacang-kacangan per minggu. Tentunya ada beragam alasan mengapa kita masih harus makan kacang.

"Orang yang makan kacang secara konsisten akan kurang mengalami kembung daripada orang yang jarang mengkonsumsinya," kata Cynthia Sass, MPH, RD, kontributor untuk bidang nutrisi di Health's.$

Berikut ini beberapa alasan mengapa kita masih harus makan kacang:

1. Memiliki serat yang tinggi

Serat yang banyak dalam kacang membuat tubuh terus merasa kenyang, sehingga tidak perlu mengonsumsi banyak makanan untuk mengenyangkan perut semata. Panduan diet merekomendasikan kepada wanita untuk memperoleh asupan serat 25 gram per hari. Untuk usia remaja bisa mengonsumsi kacang-kacangan 12.2 sampai dengan 13.8 gram setiap harinya.

2. Baik untuk pencernaan

Dalam kacang terkandung serat yang larut dan serat yang tidak larut. Sehingga mereka bekerja berbarengan untuk menjaga sistem pencernaan bekerja lebih baik dan lembut. Sebuah studi dari Nutrition Journal melihat efek dari kacang-kacangan khususnya kacang pinto dan kacang hitam yang sangat bagus dalam melancarkan perncernaan di usus besar.

3. Mengatur kadar gula dalam darah

Dilihat dari kandungan seratnya, banyak kacang-kacangan yang skalanya rendah dalam ukuran skala glikemik. Urutan makanan tersebut berdasarkan bagaimana kadar gula dalam darah. "Karena serat dan protein, kacang terabsorbsi dalam rata-rata yang rendah melampaui batas waktu," ujar Sass.

4. Menurunkan kolesterol

Berdasarkan studi dari Canadian Medical Journal yang menemukan bahwa makan kacang-kacangan, kacang polong, dan lainnya dapat menurunkan level LDL sebanyak 5%, dan kesempatan untuk terhindar dari penyakit dalam sistem kardiovascular menurun 5% hingga 6%.

5. Bagus untuk kesehatan jantung

Kacang-kacangan merupakan sumber potasium, magnesium, dan beberapa mineral penting yang dibutuhkan oleh jantung. Potasium sendiri secara alami memindahkan sodium dan air dari sistem yang mana bisa menurunkan tekanan darah. Sementara itu, magnesium berfungsi mengatur tekanan darah, berdasarkan National Institute of Health. (intisari)
Share:

Minuman Berenergi Tak Membantu Kesehatan

Minuman berenergi tidak membantu kesehatan. Penelitian dari Kanada menyebutkan minuman berenergi dan vitamin yang umumnya mencantumkan kaya vitamin, sebenarnya tidak membantu kesehatan.

Minuman berenergi tidak membantu kesehatan. Peneliti dari University of Toronto dan Ryerson University melihat bahan-bahan pembuat minuman berenergi. Umumnya minuman bervitamin dan berenergi mengklaim memiliki banyak kandungan vitamin. Produk ini juga mengklaim mampu memberikan kesegaran alami bagi mereka yang lelah atau sulit berkonsentrasi.

Namun kenyataannya hanya sedikit manfaat yang bisa diraih dari mengonsumsi minuman berenergi. Sebenarnya manusia sudah mendapatkan vitamin dari makanan yang dia makan sehari-hari. Apalagi jika mencukupi empat sehat lima sempurna. Menurut peneliti seharusnya minuman berenergi tidak menjual produknya sebagai membantu kesehatan. Minuman berenergi tidak membantu kesehatan dan konsumsinya sebaiknya dibatasi. (dailymail/intisari)
Share:

Pemilik Golongan Darah Non O Lebih Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Rentan atau tidaknya seseorang menderita penyakit jantung memang dipengaruhi oleh gaya hidupnya. Namun, golongan darah juga bisa menunjukkan apakah kelak orang tersebut bisa menderita penyakit jantung atau tidak.

Orang yang memiliki golongan darah A, B, atau AB memiliki risiko terkena penyakit jantung dan rentang hidup yang lebih pendek dibandingkan dengan orang yang memiliki golongan darah O. Demikian menurut hasil sebuah penelitian.

Namun, bagi Anda yang golongan darahnya bukan O, tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, risiko penyakit jantung lebih dipengaruhi oleh kebiasaan olahraga dan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Dalam penelitian ini, sebagaimana dikutip dari livescience.com, para ahli mengikuti sekitar 50.000 responden yang tergolong dalam usia menengah dan lanjut usia di timur laut Iran selama tujuh tahun.

Mereka menemukan, 9 persen orang dengan golongan darah non-O akan lebih rentan meninggal karena berbagai masalah kesehatan, dan 15 persen akibat penyakit kardiovaskular.

Para peneliti juga memeriksa apakah golongan darah orang dapat dihubungkan dengan risiko kanker lambung, yang memiliki tingkat kejadian yang relatif tinggi pada orang yang hidup di timur laut Iran.

Hasilnya, orang dengan golongan darah non-O memiliki 55 persen risiko lebih tinggi terkena kanker lambung dibandingkan dengan orang dengan golongan darah O, menurut penelitian yang diterbitkan pada jurnal BMC Medicine.

Sebelumnya penelitian memang telah menunjukkan orang yang golongan darahnya non-O berisiko lebih besar menderita penyakit jantung dan pembuluh darah.

Sekitar 11.000 orang dalam studi ini memberikan informasi tentang biokimia darah mereka, termasuk kadar kolesterol, kadar glukosa, dan tekanan darah. Tetapi, hanya beberapa parameter yang menonjol, misalnya, orang dengan golongan darah A cenderung memiliki kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang tinggi.

Orang dengan golongan darah non-O juga memiliki kecenderungan untuk mengalami pengentalan darah, dan kondisi inilah yang menyebabkan gangguan jantung meningkat.

Gen yang bertanggung jawab dalam memengaruhi golongan darah merupakan kromosom yang sama dengan gen yang bertanggung jawab untuk mengendalikan kolesterol darah.

Meski demikian, tak perlu berkecil hati jika kebetulan Anda bergolongan darah bukan O. "Ada jutaan orang di seluruh dunia yang golongan darahnya non-O, tetapi tidak pernah mengalami gangguan jantung," kata Dr Massimo Franchini dari Carlo Poma Hospital, Italia.

Ia menegaskan bahwa ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang rentan mengalami penyakit jantung. Yang terutama tentu saja pola makan, tingkat aktivitas fisik, stres, juga pola istirahat. (kompas.com)
Share:

Toilet Jongkok Mampu Lindungi Saraf Panggul untuk Aktivitas Seksual

Toilet Jongkok Mampu Lindungi Saraf Panggul untuk Aktivitas Seksual


Di era modern, semua serba canggih, tak terkecuali toilet duduk. Toilet duduk didesain agar seseorang dapat lebih nyaman ketika melakukan BAB alias buang air besar. Namun, tahukah anda bahwa sebenarnya penggunaan toilet jongkok lebih baik?

Dibanding toilet duduk, penggunaan toilet jongkok dinyatakan lebih baik karena dapat menghindari penyakit kelainan pencernaan. Hal ini dibuktikan dalam beberapa penelitian.

Dampak dari menggunakan toilet duduk dan jongkok. Berikut beberapa alasan yang menunjukkan penggunaan toilet jongkok lebih baik terutama ketika BAB:
  • BAB menggunakan toilet jongkok membuat proses pembuangan kotoran lebih mudah karena saat berjongkok adanya tekanan yang muncul secara alami sehingga dapat memperlancar proses BAB.
  • Melindungi saraf panggul agar aktivitas seksual tidak terganggu serta membantu mengontrol kantung kemih.
  • Mencegah penyakit kanker usus besar karena tertinggalnya kotoran di dalam tubuh. Toilet duduk tidak memaksimalkan pembuangan kotoran saat BAB karena tidak adanya tekanan.
  • Menghindari masuknya kembali kotoran ke dalam tubuh yang dapat merusak usus kecil.
  • Menjaga saraf prostat, saluran prostat, dan uterus agar tidak rusak.
  • Khusus ibu hamil, penggunaan toilet duduk dapat menimbulkan tekanan pada rahim yang berpengaruh pada gerakan bayi di dalam perut.
  • Itulah penjelasan mengapa toilet jongkok lebih baik terutama saat BAB.

 Lalu, toilet apa yang sudah anda gunakan hari ini dan bagaimana selanjutnya?

Share:

Hot Chocolate Ampuh Menjaga Kesehatan Otak

Seperti yang diketahui bahwa otak merupakan salah satu organ tubuh yang penting. Terdapat banyak saraf di dalam otak yang mempengaruhi seorang manusia. Namun, banyak sekali orang yang tanpa disadari melakukan hal yang sebenarnya tidak baik atau merusak otak salah satunya merokok. Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan otak?
Otak sangat penting bagi manusia karena kinerja otak mempengaruhi setiap hal yang dipikirkan serta dilakukan seseorang. Maka dari itu, kesehatan otak haruslah diperhatikan dan dijaga dengan baik agar fungsi otak dapat bekerja dengan baik pula.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan otak, misalnya:
  1. Berhenti merokok. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa di dalam rokok terdapat kandungan-kandungan yang merusak otak khususnya pada fungsi kognitif seperti membuat pikun, sulit mempelajari hal baru hingga dapat mengungkapkan hal yang kurang logis ketika berbicara dengan orang lain.
  2. Minum hot chocolate. Kandungan flavonoid yang terdapat di dalam hot chocolate sangat baik untuk melancarkan peredaran darah serta mensuplai oksigen ke otak. Sebuah penelitian menghasilkan bahwa pikiran akan menjadi lebih jernih sepanjang hari ketika seseorang minum hot chocolate di pagi hari. Dan jangan lupa, kandungan antioksiden akan semakin tinggi kalau warna hot chocolate semakin gelap.
  3. Selain minum hot chocolate, melakukan headstand juga dapat melancarkan peredaran darah serta mensuplai oksigen ke otak. Jika tidak bisa melakukan headstand, ajak orang terdekat anda untuk membantu atau ikutlah kelas yoga. Tidak hanya untuk meningkatkan fungsi otak, headstand juga dapat mengurangi stress dan mengatasi susah tidur. Lakukan setiap hari selama 10 menit.
  4. Kurangi kegiatan nyemil. Jangan sering makan makanan ringan atau nyemil karena hal tersebut menyebabkan kegemukan. Kegemukan akibat terlalu banyak makan memicu arteri otak mengeras dan menurunkan mental serta fungsi otak.
Nah, mulai sekarang lakukan hal di atas dan ajak orang terdekat untuk menjaga kesehatan otak.
Share:

Manfaat Teh Hitam untuk Kesehatan

Sama seperti jenis teh lainnya, teh hitam juga menawarkan sejumlah manfaat kesehatan bagi tubuh.
Berbagai bahan alami yang menjadi komposisi teh dipercaya menyimpan banyak mineral dan vitamin yang memberikan manfaat bagi kesehatan. Berikut manfaat mengkonsumsi teh hitam yang dilansir dari Naturalnews.

1. Antioksidan
Teh hitam mengandung antioksidan yang disebut polifenol. Polifenol dipercaya dapat membantu mencegah kesurasan DNA yang berkaitan dengan kontaminasi bahan kimia yang beracun. Tidak hanya itu, polifenol juga dapat meningkatkan kualitas kulit dan fungsi otak.

2. Menjaga kesehatan mulut
Mengkonsumsi teh hitam dapat membantu kesehatan mulut Anda. Minum beberapa cangkir teh hitam setiap hari dapat mengurangi plak, membangun dan membantu mengontrol bakteri yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

3. Kesehatan jantung
Minum tiga cangkir teh hitam sehari dapat mencegah timbulnya stroke iskemik. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan David Geffen pada 2009 dari School of Medicine di Los Angeles. Mereka yang minum teh hitam secara teratur dapat memiliki risiko 21 persen lebih rendah terserang stroke.

4. Kesehatan tulang
Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang sudah lanjut usia yang teratur meminum teh memiliki kepadatan mineral tulang lebih tinggi. Pasalnya fitokimia yang terkandung dalam teh hitam dapat menguatkan tulang dan mengurangi resiko radang sendi. Rutin meminum teh hitam juga dapt membantu memperlambat kehilangan kepadatan mineral tulang.

5. Mengingkatkan imunitas
Tanin tipe polifenol yang terkandung dalam teh hitam dipercaya dapat membantu melindungi tubuh dari virus influenza, flu perut, dan virus lainnya. Antioksidan dalam teh hitam juga dapat membantu Anda meningkatkan kekebalan tubuh.


sumber : Diana Rafikasari
Share:

Sabtu, 30 November 2013

Rajinlah Konsumsi Makanan Enak Ini Agar Terhindar dari Diabetes

Kelebihan berat badan, pola makan salah dan kurang olahraga menjadi pemicu penyakit diabetes. Banyak bahan makanan yang bisa dikonsumsi rutin untuk mengatur kadar gula darah agar tidak terkena diabetes.

Selain mengatur pola makan sehat dan tidak mengonsumsi gula dan kalori berlebihan, konsumsi bahan makanan tertentu juga bisa mencegah diabetes. Beberapa makanan seperti dilansir dalam timesofindia.com (29/11/2013)ini dapat mencegah terjadinya diabetes:

1. Kunyit
Studi menyatakan bahwa kurkumin, dapat membantu mencegah diabetes dengan mengendalikan berat badan. Juga mencegah penumpukan lemak berbahaya pada tubuh. Kunyit mengandung antiglikemik yang membantu mengatur dan menyeimbangkan kadar insulin.

2. Strawberry
Mengonsumsi strawberry membantu mengaktifkan protein dalam tubuh yang mengurangi kolesterol LDL dan lipid darah. Selain itu, juga bermanfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah.

3. Keju dan yogurt
Keju dan yogurt yang rendah lemak mengandung bakteri sehat. Para ahli percaya bakteri ini memberi dampak positif untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Kayu manis
Memiliki banyak manfaat kesehatan. Salah satunya membantu menurunkan kadar glukosa darah saat puasa. Juga diketahui dapat menurunkan kadar trigliserida, kolesterol LDL dan meningkatkan sensitivitas insulin. Taburkan di atas roti yang dipanggang atau campurkan dalam adonan kue dan minuman.

5. Bayam
Kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa mengonsumsi bayam setiap hari dapat mengurangi resiko diabetes sebesar 14 persen.

6. Apel
Apel segar mengandung anthocyanin yang sangat bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah. Selain itu juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan.






Share:

Buku CPNS 2021

Tryaout CPNS 2021